Pastikan Aman, Jemaah haji Kubar Akan Didampingi Tim Kesehatan Daerah

Tim kesehatan haji daerah yang dipimpin dr. Waluyo saat menemui Kakankemenag kubar di ruang kerjanya, (7/6)

Kutai Barat (Humas)– Upaya perlindungan terhadap jemaah haji  tahun 2022 terus dilakukan seperti yang telah dipersiapkan tim kesehatan haji kabupaten Kutai Barat. Dipimpin ketuanya Dr. Waluyo tim ini menemui kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Kutai Barat Drs. H. Muhammad Syahrir, MH di ruang kerja beliau di dampingi PHU H. Zulkifli.S.Ag, (7/6). Langkah ini sangat diapresiasi Kakankemenag Kubar, sebagai bukti keseriusan tim kesehatan ikut membantu susksesnya pelayanan haji.

Seperti di ketahui jemaah haji asal Kabupaten Kutai Barat yang berjumlah 41 orang menurut estimasi jadwal yang telah di tentukan akan di berangkatkan ke Jeddah Arab Saudi pada tanggal 23 Juni 2022 melalui embarkasi Balikpapan. Dengan demikian perhitungan jarak tempuh dari Kubar sampai embarkasi, disepakati tanggal 21 Juni mendatang Jemaah akan di lepas secara resmi oleh Bupati Kubar.

Guna mentaati standar aturan yang telah di tetapkan, bahwa seluruh Jemaah yang di berangkatkan harus terlepas dari wabah Covid 19 tim kesehatan Kubar akan melakukan tindakan swab antigen beberapa saat sebelum Jemaah di berangkatkan. Hasilnya diketahui tiga jam setelahnya, dan akan diberikan lembaran bukti fisik hasil tes pada masing-masing Jemaah saat pelepasan.

Untuk memudahkan mobilisasi Jemaah  mengikuti sweb, tim kesehatan akan membuka posko di kawasan masjid Al Muttaqin Islamic Center. Tidak hanya bagi Jemaah haji Kubar terdapat empat Jemaah haji asal Kabupaten Mahakam Ulu  yang dalam keberangkatnya di satukan dengan Jemaah haji Kabupaten Kubar. Mereka juga mendapatkan pelayanan yang sama, dimana  sebelum pemberangkatan juga di berikan tindakan swab.

Berdasar keterangan yang di berikan dr. Waluyo masa berlaku hasil swab antigen ini hingga 72 jam, dan telah di ukur saat keberangkatan di daerah  hingga  Jemaah haji tiba di Jeddah masa berlaku masih layak di gunakan.

Rekayasa pemberangkatan telah di tentukan, dimana langkah sterilisasi diupayakan, hindarkan kontak dengan orang yang tidak berkepentingan saat pemberangkatan nanti, sebut dr. Waluyo.

Satu pendamping dari tim kesehatan Kubar akan diikutsertakan  hingga embarkasi embarkasi, untuk memastikan kondisi Jemaah Kubar baik-baik saja.  

PHU dalam waktu dekat juga segera melaksanakan bimbingan manasik haji massal, disini akan di berikan informasi seputar kesehatan, perjalanan di pesawat hingga panduan ibadah oleh narasumber yang telah di tentukan. (ed)

Leave Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *