Pembinaan Kepegawaian, Kakankemenag Berikan Arahan Dihadapan  Guru Madrasah

Pembinaan Kepegawaian guru madrasah se-Kubar

Kutai Barat(Humas)– Guna Optimalisasi kinerja para guru dan tenaga  kependidikan madrasah, kepala  Kantor Kementerian Agama kabupaten Kutai Barat Drs. H. Muhammad Syahrir, MH mengadakan pertemuan bertajuk pembinaan kepegawaian. Acara di pusatkan di Madrasah Aliyah Negeri Kabupaten Kutai Barat, (27/9) dengan membahas beberapa hal terutama kedisiplinan para pegawai.

Perlu di ketahui, awal dari pekerjaan yang baik  dimulai dari kedisiplinan dalam melakukan absensi. Saat ini para pegawai tidak lagi menggunakan absensi secara manual, namun harus melakukan  absensi secara elektronik. Bila terjadi keterlambatan secara otomatis alat tersebut akan mengakumalasikannya dan akan di ketahui berapa seluruh  keterlambatan yang pegawai lakukan.

Berdasar aturan  kepegawaian, akumulasi keterlambatan melebihi dua puluh jam maka pegawai harus dilakukan peneguran dalam bentuk lisan maupun tertulis. Tujuannya agar mereka kembali mengindahkan kedisiplinan yang  seharusnya mereka jalankan.

Dalam satu hari pegawai bekerja selama delapan jam, bila terjadi keterlambatan dengan akumulatif hingga dua puluh empat jam boleh dikatakan pegawai tidak masuk kerja selama tiga hari dan tanpa keterangan.

Tertib absensi dijadikan dasar dalam menentukan jumlah uang makan yang menjadi hak para pegawai. Selain itu absensi juga menjadi bagian penentu jumlah tunjangan  yang di dapat setiap bulannya.

Bila pegawai memiliki kesibukan di luar tugas semestinya harus dapat dikondisikan dengan baik, agar kewajiaban semestinya sebagai abdi negara tidak terbengkalai.

Dalam pertemuan ini selain bahasan absensi,  hak cuti pegawai bagi guru madrasah turut dibicarakan. Terkait hal ini bila ada guru yang akan melakukan hak cuti libur sebaiknya melihat kondisi proses belajar dan sebaiknya di lakukan secara bergantian,  pinta Kakankemenag. (ed)

Leave Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *