Kakankemenag Buka Kegiatan LDKS MTs Se-Kubar

Pembukaan LDKS tingkat MTs oleh Kepala Kantor Kemenag Kubar Johan MRP

Kutai Barat (Humas)– Sembilan madrasah tingkat Tsanawiyah se-Kabupaten Kutai Barat mengirimkan delegasinya mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS), (6/2). Bertempat diaula MTsN Kubar Kepala Kantor Kementerian Agama H.A Johan MRP membuka secara langsung kegiatan ini didampingi kepala Kepala Seksi Pendidikan Islam H. Ardiansyah, S.Ag dan kepala MTsN Kubar Sofi Ismi Rahmawati, S.Ag.

Beliau sangat mengapresiasi dilaksanakannya LDKS sebagai upaya memberikan bekal kepada siswa madrasah dalam membentuk karakter pemimpin.

Beberapa manfaat yang dirasakan mengikuti LDKS ini siswa diharapkan memiliki jiwa dan karakter kepemimpinan

Manfaat lainnya yang diharapkan siswa memahami ilmu Manajemen.

Dalam LDKS biasanya diberikan pengetahuan tentang keorganisasian, terutama jika acara tersebut diselenggarakan internal organisasi tertentu seperti OSIM. Melalui LDKS, peserta akan memahami bagaimana manajemen organisasi yang baik.

2. Disiplin

Melalui LDKS, siswa diharapkan menjadi pribadi yang disiplin, yaitu berkomitmen untuk mematuhi aturan dan ketetapan yang ada.

3 Tanggung Jawab

Untuk menjadi pemimpin, siswa harus belajar bertanggung jawab dengan tugas dan kewajibannya, hingga dapat menyelesaikannya dengan baik.

4. Religius

Salah satu kriteria pemimpin yang baik adalah orang yang religius, yaitu orang yang patuh menjalankan perintah dan menjauhi larangan, termasuk berjiwa toleransi terhadap sesama manusia.

5.Menghargai Prestasi

Sebagai pemimpin, siswa harus bisa menghargai prestasi diri sendiri dan orang lain. Sebuah prestasi harus diapresiasi dan didorong untuk terus berbuat lebih baik.

6.Peduli Lingkungan

LDKS tidak hanya melatih hubungan manusia dengan manusia lain, tetapi juga dengan lingkungan alam. Pemimpin yang baik harus sadar akan pentingnya lingkungan sekitar dan berusaha memperbaiki jika ada kerusakan.

7.Kerja Sama

Sikap kerja sama pasti menjadi salah satu materi yang diajarkan dalam LDKS, terutama dalam materi organisasi. Sebab sebuah organisasi dapat berjalan baik dengan kerja sama yang baik pula.

8. Demokratis

Indonesia sebagai negara demokrasi harus memiliki calon-calon pemimpin yang demokratis pula. Artinya, pemimpin harus mendengar suara orang-orang yang dipimpin untuk mencapai tujuan yang lebih baik. (ed)

Leave Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *